Depok, Metrodua.news – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama 27 kepala daerah kabupaten/kota se-Jawa Barat menandatangani kerja sama penguatan dan perluasan akses layanan kesehatan bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Kerja sama tersebut merupakan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan, termasuk ketika berada di luar daerah asal.
Melalui skema kerja sama ini, warga Jawa Barat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang masuk dalam jaringan kerja sama dapat memperoleh jaminan pembiayaan untuk perawatan kelas III sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama antar pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, terutama bagi pasien yang membutuhkan layanan medis spesifik.
“Kami menyambut baik kerja sama ini karena yang paling utama adalah memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan ketika membutuhkan. Jangan sampai masyarakat terkendala jarak atau berada di luar daerah asal ketika harus mendapatkan pengobatan,” ujar Tri Adhianto.
Baca juga: 5 Proyek Infrastruktur di Muaragembong Dikerjakan, Sekcam Imbau Warga Gunakan Jalur Alternatif
Tri menambahkan, kerja sama ini diharapkan memberikan kepastian dan kemudahan bagi masyarakat Jawa Barat dalam memperoleh layanan kesehatan, termasuk bagi warga yang sedang beraktivitas atau tinggal sementara di wilayah lain di Jawa Barat maupun di luar Jawa Barat.
“Ini adalah bentuk kolaborasi pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ketika warga membutuhkan pelayanan kesehatan, mereka bisa mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan medisnya tanpa harus terbebani persoalan administrasi dan pembiayaan, tentunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Menurut Tri, sinergi antara Pemprov Jabar dan 27 pemerintah kabupaten/kota juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik. Ia berharap kerja sama tersebut tidak hanya berhenti pada penandatanganan di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami ingin kerja sama ini memberikan manfaat yang nyata. Pemerintah hadir untuk memastikan pelayanan dasar, khususnya kesehatan, dapat diakses masyarakat dengan lebih mudah, cepat, dan tepat,” pungkasnya.
Kerja sama perluasan layanan kesehatan ini diharapkan dapat mendukung masyarakat yang membutuhkan penanganan di rumah sakit dengan fasilitas dan kemampuan medis tertentu, sehingga pasien tidak harus kembali ke daerah asal untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.







Komentar